Untuk meningkatkan konsumsi garam beryodium serta memberikan pemahaman tentang kriteria makanan, pangan sehat untuk dikonsumsi serta membantu dalam meningkatkan perlindungan konsumen terhadap produk garam konsumsi dan mendukung pencegahan stunting. Bappeda Litbang Kabupaten Sragen menggelar sosialisasi dan pelatihan titrasi Garam Yodium, di Aula Kecamatan Karangmalang Rabu (28/9/2021) dengan peserta Kader PKK Desa.

Adapun tujuan dalam sosialisasi dan pelatihan ini adalah:
  1. Meningkatkan kepedulian tentang Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) dan dampaknya;
  2. Turut melakukan pengawasan peredaran dan konsumsi garam yodium di tingkat desa;
  3. Penyediaan informasi yang cukup tentang garam yodium dan GAKY;
  4. Tanggap garam konsumsi tidak beryodium;
  5. Alat tersebut dapat digunakan selanjutnya dalam rangka ikut berperan dalam program pencegahan stunting dengan menggunakan anggaran Dana Desa.

Diharapkan dengan sosialisasi dan pelatihan pengujian (titrasi) ini mampu menekan peredaran garam yang kadar yodiumnya dibawah standar atau bahkan tanpa yodium yang dipakai untuk konsumsi. Dengan semakin minimnya garam yang beredar dipasaran dengan kadar yodium rendah, maka secara tidak langsung memaksa masyarakat untuk mengkonsumsi garam beryodium dengan kandungan yodium yang disarankan atau standar. Dengan demikian dampak positifnya bagi masyarakat yaitu tingkat konsumsi garam beryodium di wilayah tersebut bisa meningkat. (PPM)

.


Berita Terkait