Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Jumat, 22 November 2019  
 
 
Balitbang Kota Palang- karaya Studi Banding ke Bappeda Litbang Sragen
27/05/2019, Dibaca : 163

Sragen – Pada Kamis, 23/5/2019, Bappeda Litbang Kabupaten Sragen kedatangan tamu dari jauh. Balitbang Kota Palangkaraya, calon lokasi ibukota Republik Indonesia pilihan Presiden Joko Widodo, studi banding ke Sragen. Mereka memilih Sragen sebagai lokasi untuk menimba ilmu karena rekomendasi dari Kemendagri dan karena Sragen cukup banyak mendapatkan penghargaan dalam bidang inovasi daerah.

Bidang Penelitian dan Pengembangan di Kota Palangkaraya berdiri sendiri sebagai Badan. Dipimpin oleh eselon II dengan nama OPD Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangkaraya. Di Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Palangkaraya merupakan satu-satunya daerah yang sudah memiliki OPD yang menaungi penelitian dan pengembangan. Hal itu menjadikan Kota Palangkaraya seringkali menjadi rujukan di provinsinya. Bahkan Provinsi Kalimantan Tengah sendiri belum memiliki OPD yang menaungi bidang penelitian dan pengembangan.

Hadir dalam kunjungan ke Kabupaten Sragen antara lain H. M. Barit Rayanto, S.Sos, M.Si selaku Kepala Balitbang Kota Palangkaraya, ditemani oleh Bp. Januardi, S.Sos selaku Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi, Eric Julianto, SE selaku penyusun penyusun program anggaran dan pelaporan serta Ari Sutrisno Bokit, ST selaku penyusun rencana kegiatan di Balitbang Kota Palangkaraya. Studi banding kali ini dilakukan dalam rangka penguatan perencanaan di bidang kelitbangan dan berkonsultasi tentang berbagai kegiatan inovasi di Kabupaten Sragen.

Kepala Bappeda Litbang yang sekiranya akan menyambut secara pribadi karena bersamaan dengan acara di Singapura maka ditugaskan kepada Kabid Litbang, Drs. Wahyudi, M.Sc beserta jajaranya untuk menerima studi banding tersebut. Selain berkonsultasi mengenai kegiatan kelitbangan seperti lomba krenova, pameran inovasi, dan hilirisasi riset mereka juga belajar tentang berbagai dokumen kelitbangan di Bappeda Litbang Kabupaten Sragen. Sragen memang sudah lebih dulu mempunyai dokumen Rencana Induk Kelitbangan, Sistem Inovasi Daerah (SIDa) dan Analisis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD). (Litbang)

Berita Terkait