Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Minggu, 08 December 2019  
 
 
Peringatan World Clean Up Day 2019
24/09/2019, Dibaca : 61

 

SRAGEN – Salah satu masalah besar bangsa Indonesia yang sulit dicari penyelesaiannya ialah masalah sampah dan kebersihan. Itu bisa dibuktikan, misalnya dengan menyebut bahwa kita masih kesulitan membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ya inilah kenyataannya, selama kita masih terus bergelut dengan ide dan gagasan bagaimana solusi terbaik untuk mengatasi persoalan sampah tanpa sedikitpun beranjak ke tahap tindakan, masalah sampah akan tetap jadi masalah yang benar-benar tidak dapat diselesaikan.

Dalam rangka World Clean Up Day 2019 Sabtu pagi (21/09/2019), semua ASN di setiap Badan/Dinas/Bagian (OPD) melaksanakan apel pagi bersama di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sragen. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Sragen,  dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Pada waktu apel diadakan penyerahan secara simbolis alat kebersihan kepada perwakilan elemen masyarakat. Setelah apel bersama, Ibu Bupati memimpin aksi bersih-bersih sampah serentak. Aksi ini dilakukan serentak di 157 negara dan 34 provinsi di Indonesia. Jajaran Forkopimda Sragen, ASN, TNI, Polri, relawan, Perbankan, Ormas hingga pelajar juga turut mengikuti aksi tersebut. Bupati Yuni mengajak masyarakat Sragen untuk membudayakan 5 R yaitu refuse, reduce, reuse, recycle and rot (Menolak, Mengurangi, Menggunakan kembali, Mendaur ulang dan membusukkan) untuk mengurangi permasalahan sampah yang semakin memprihatinkan.

Gerakan Pungut Sampah serentak mengambil lokasi di beberapa ruas jalan kota, alun-alun, taman kota, pasar, dan sungai yang melintas di kota Sragen. Bappeda Litbang mendapatkan lokasi di taman Krido Anggo. Beberapa kantong disiapkan oleh personel Bappeda Litbang, sebagian untuk sampah plastik dan sebagian sampah organik. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada petugas dari Dinas Lingkungan Hidup. Semoga aksi Gerakan Pungut Sampah ini bukan hanya kegiatan sesaat yang mudah dilupakan. Partisipasi dan kesadaran masyarakat diharapkan akan terus tumbuh untuk ikut andil dalam mengatasi permasalahan sampah di negara kita.

Berita Terkait