Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Minggu, 08 December 2019  
 
 
Bappeda Litbang Sragen Belanja Bersama ke Pasar Tradisional
20/11/2019, Dibaca : 31

Jum’at (15/11) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen mengajak serta seluruh ASN dari semua organisasi perangkat daerah se-Kabupaten Sragen untuk mengikuti gerakan “Ayo Belanja Bersama ke Pasar Tradisional”. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan beberapa adanya indikasi yang menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk mengunjungi pasar tradisional menurun.

 Bapeda Litbang Sragen ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengunjungi pasar kota dan pasar Bunder Sragen. Selain kedua lokasi tersebut, para ASN lain se-kab.Sragen juga diwajibkan mengunjungi semua pasar tradisional yang ada di semua kecamatan. Berbagai macam kebutuhan seperti belanja dapur, hasil kerajinan tangan,alat  perkakas rumah, batik, dll menjadi sasaran belanja para karyawan.

Gerakan ini tidak hanya disambut baik oleh para karyawan saja namun juga oleh para pedagang pasar. Bu Yamti, wanita asal Tangkil Sragen ini mengaku senang dengan adanya gerakan tersebut. Wanita yang sudah 25 tahun berdagang buah di pasar kota ini mengungkapkan kegembiraannya. “Nggih bu, Alhamdulillah, pagi-pagi laris matur nuwun nggih”, ungkap wanita tersebut. Salah satu ASN  juga mengungkapkan bahwa berbelanja di pasar lebih murah. “ Kerajinan tangannya murah, cuma 1000 mbak. Belanja di pasar juga enak bisa tawar-menawar “, ungkap salah satu ASN.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah kabupaten Sragen untuk mewujudkan pasar yang nyaman bagi pengunjung. Salah satu upaya yaitu dengan melakukan revitalisasi pasar. Selain itu pasar di Sragen yaitu pasar Bunder telah memiliki sertifikat SNI (Sertifikat nasional Indonesia). Penerapan SNI ini menguntungkan kedua belah pihak yaitu konsumen dan pedagang karena dalam penerapannya SNI memperhatikan sekali mengenai timbangan, kesehatan dan kebersihan. Gerakan “Ayo Belanja Bersama ke Pasar Tradisional” ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali minat masyarakat untuk belanja ke pasar tradisional sehingga dapat menghidupkan pasar tradisional dan menumbuhkembangkan perekonomian rakyat. (NURI/SKT)

Berita Terkait