Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Selasa, 21 January 2020  
 
 
Capaian PDRB Kabupaten Sragen tahun 2018
22/11/2019, Dibaca : 48

Bertempat di Aula Sukowati Setda Kab. Sragen, pada hari Rabu tanggal 20 November 2019 diselenggarakan seminar mengenai kondisi perekonomian sragen tahun 2018. Dalam paparannya, Kepala BPS Kabupaten Sragen Toga Hamonangan, S.Si.,MM., menyampaikan bahwa kondisi perekonomian suatu daerah bisa diukur melalui beberapa indikator, diantaranya adalah PDRB (Produk Domestik Regional Bruto).

PDRB pada tingkat kabupaten menggambarkan kemampuan suatu wilayah untuk menciptakan output (nilai tambah) pada kurun waktu tertentu. Untuk menyusunnya digunakan 2 pendekatan, yaitu produksi dan penggunaan. Keduanya menyajikan komposisi data nilai tambah yang dirinci menurut sumber kegiatan ekonomi (lapangan usaha) dan menurut komponen penggunaannya. PDRB dari sisi lapangan usaha merupakan penjumlahan seluruh komponen nilai tambah bruto yang mampu diciptakan oleh lapangan usaha atas berbagai aktivitas produksinya, sedangkan dari sisi penggunaan menjelaskan tentang penggunaan dari nilai tambah tersebut.

 PDRB maupun agregat turunannya disajikan dalam 2 (dua) versi penilaian, yaitu atas dasar “harga berlaku” dan atas dasar “harga konstan”. Disebut sebagai harga berlaku karena seluruh agregat dinilai dengan menggunakan harga pada tahun berjalan, sedangkan harga konstan penilaiannya didasarkan kepada harga satu tahun dasar tertentu. 

Nilai PDRB Kabupaten Sragen atas dasar dasar harga berlaku 2010 pada tahun 2018 mencapai 35,10 triliun rupiah. Secara nominal, nilai PDRB ini mengalami kenaikan sekitar 2,69 triliun rupiah dibandingkan dengan tahun 2017 yang mencapai 32,41 triliun rupiah. Berdasarkan harga konstan 2010, angka PDRB juga mengalami kenaikan dari 23,98 triliun rupiah pada tahun 2017 menjadi 25,35 triliun rupiah pada tahun 2018. Hal ini menunjukkan selama tahun 2018 Kabupaten Sragen mengalami perkembangan sekitar 5,75 persen. Angka 5,75% inilah yang kita kenal sebagai pertumbuhan ekonomi.

Selain untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi, PDRB juga merupakan indikator tingkat kemakmuran penduduk di suatu daerah dimana dapat dilihat dari nilai PDRB per kapita. Pada tahun 2014 PDRB per kapita tercatat sebesar 28,06 juta rupiah dan secara nominal terus mengalami kenaikan hingga tahun 2018 mencapai 39,53 juta rupiah. (PESB)

Berita Terkait