Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Sabtu, 21 October 2017  
 
 
KKN UNIVET BANTARA di Sragen Hasilkan Karya Kreatif dan Inovatif
04/10/2017, Dibaca : 100

Sragen – Dua orang mahasiswa Univet Bangun Nusantara Sukoharjo melaporkan hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka didepan Asisten II, Kepala OPD, Camat, Muspika dan Lurah pada Rabu (4/10/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen. Adalah Aris Budi Prasetyo dan Shanti yang mengawali acara “Penarikan dan Pameran Produk KKN Periode I Tahun 2017” yang diselenggarakan oleh Bappeda Litbang Kabupaten Sragen, mereka mewakili 160 mahasiswa lainnya yang telah menyelesaikan KKN di Kecamatan Sambirejo dan Kecamatan Gesi. Mahasiswa KKN ini menyebar di 16 desa di 2 kecamatan tersebut selama 2 bulan dari awal Agustus s.d. awal Oktober 2017. Tema yang diangkat dalam KKN kali ini adalah “Penanggulangan Kemiskinan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat.”

Dalam KKN-nya mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo banyak membantu masyarakat dalam penciptaan produk-produk baru, pengemasan dan pelabelan sehingga meningkatkan nilai ekonomis sebuah produk. Kribo Chips adalah keripik bonggol pisang merupakan salah satu kreasi dari mahasiswa KKN di Desa Blimbing Kecamatan Sambirejo. Bonggol pisang jaman dulu memang masih dimanfaatkan masyarakat untuk dimakan tapi jaman sekarang sudah sangat jarang dimanfaatkan. Dengan diolahnya bonggol pisang menjadi keripik dengan rasa yang khas dapat lebih diterima masyarakat modern untuk dijadikan camilan. Selain kribo chips, produk-produk KKN lainnya antara lain ice cream dan nugget kedelai, suplemen organik cair untuk ternak, nugget pisang, nugget kulit pisang, dan masih banyak yang lainnya.

Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid WM, M.P. selaku Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dalam pidatonya menyatakan bahwa produk-produk hasil KKN merupakan hasil kreativitas dan kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat setempat. Mahasiswa pada awalnya mencari potensi yang ada di masing-masing lokasi KKN kemudian dengan ilmu dan teori yang dimiliki mereka mengolahnya menjadi produk-produk atau marketing yang lebih inovatif. Dengan packaging yang lebih menarik dan labelling produk dengan nama-nama yang unik menjadikan harga produk masyarakat meningkat sehingga secara tidak langsung mengawali proses pengentasan kemiskinan.

Asisten II Setda Kabupaten Sragen, Bp. Suharto, SH, MH yang mewakili Ibu Bupati menyatakan sangat terkesan dengan produk-produk dan kegiatan hasil KKN Univet yang telah dipresentasikan sebelumnya. Beliau berharap masyarakat dapat meneruskan apa yang telah dikembangkan oleh mahasiswa KKN sehingga tidak terputus dengan berakhirnya KKN ini. KKN seperti ini dirasa sangat penting karena secara langsung bersentuhan dengan masyarakat sehingga benar-benar mengetahui permasalahan dan potensi masyarakat berikut dengan pemecahan atau solusi dan cara pengembangannya. Dalam penutupannya Asisten II berpesan agar kerjasama dengan Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dapat berlanjut kedepannya, khususnya pelaksanaan KKN di Kabupaten Sragen agar dapat dirutinkan setiap tahunnya dengan lokasi yang berbeda-beda dengan harapan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sragen dapat terbantu. (Litbang)

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait