Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Rabu, 22 November 2017  
 
 
DRD Sragen diundang Kemenristek Dikti dalam Penguatan Kelembagaan
08/11/2017, Dibaca : 96

Yogyakarta – Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Seminar Penguatan Kelembagaan Dewan Riset Daerah (DRD) pada 7-8 November 2017 di Hotel Melia Purosani Yogyakarta dalam rangka penyusunan rekomendasi kebijakan lembaga penunjang lainnya terkait IPTEK dan Inovasi.  Selain itu, Kemenristek Dikti juga sedang menyusun draft Peraturan Menteri tentang Petunjuk Teknis Fasilitasi Kemenristek Dikti kepada Dewan Riset Daerah (DRD), dengan mengudang stakeholder terkait diharapkan dapat menerima masukan dalam penyusunan Permenristek-dikti tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dr. Ir. Lukito Hasta ,M.Sc Direktur Kawasan Sains dan Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya yang menyampaikan bahwa direktorat yang dia pimpin akan memberikan fasilitasi penguatan kelembagaan kepada DRD bagi daerah yang sudah mempunyai DRD dan akan memfasilitasi berdirinya DRD bagi daerah yang belum ada. Narasumber dari UGM yaitu Prof. Toni Atyanto Dharoko menekankan bahwa harus jelas apa yang diperankan Kemenristek Dikti untuk pengembangan DRD. DRD bertugas dalam menggerakkan jaringan dalam upaya meningkatkan produk unggulan daerah yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing daerah. Selanjutnya beliau menerangkan bahwa DRD seharusnya tidak menjalankan eksekusi kegiatan, tidak melakukan penelitian, tetapi fungsinya koordinatif dan konsultatif sesuai namanya yang diawali dengan kata dewan.

DRD Kabupaten Sragen menjadi salah satu DRD yang terlibat aktif dalam acara tersebut. Ketua DRD Kabupaten Sragen, Bp. Tuhana, SH, M.Si banyak memberika usulan kepada Kemenristek-Dikti dan Dewan Riset Nasional. Beliau megusulkan untuk memperkuat posisi DRN/DRD dengan membuat regulasi yang mengatur secara tegas dan jelas kedudukan serta posisi DRN/DRD. Secara garis besar DRD Kabupaten Sragen memberikan masukan tentang kelembagaan, kedudukan, kewenangan, hubungan ketiga hal tersebut dan optimalisasi peran dan fungsi Dewan Riset Daerah. Selain DRD Kab. Sragen, hadir juga dalam kegiatan tersebut antara lain Dewan Riset Nasional, DRD Provinsi DIY, DRD Provinsi Sumatera Selatan, DRD Kabupaten Sleman, dan DRD Kabupaten Kebumen.

Materi tentang draft Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan/Fasilitasi Kemeristek-Dikti kepada DRD disampaikan oleh Prof. M. Santoso dari UGM. Beliau memberikan penjelasan bahwa fasilitasi dari Kemenristek Dikti ini nantinya akan fokus pada lembaga DRD-nya, yaitu fasilitasi penguatan kelembagaan. Dalam prakteknya nanti DRD yang akan difasilitasi harus membuat proposal yang ditujukan kepada Kemenristek-Dikti yang nantinya akan diseleksi berdasarkan persyaratan yang akan diberitahukan kemudian. Fasilitasi yang akan diberikan oleh Kemenristek Dikti tersebut rencananya akan dimulai pada Tahun Anggaran 2018 nanti. (Litbang)

Berita Terkait