Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Jumat, 21 September 2018  
 
 
Bupati Sragen me-Launching Aplikasi Izin Penelitian Online (SI PIPO)
10/07/2018, Dibaca : 129

Sragen – Inovasi izin penelitian oleh Bappeda Litbang Kabupaten Sragen yaitu Sistem Informasi Pelayanan Izin Penelitian Online (SI-PIPO) di-Launching oleh Bupati Sragen, Ibu dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Aula Sukowati Setda Kabupaten Sragen pada Selasa (10/7/2018).  Ibu Bupati Sragen didampingi oleh Kepala Bappeda Litbang Sragen, Bp. Tugiyono, SH dan Asisten 3 Setda Sragen, Ir. Simon Nugroho SY. Tujuan dibuatnya aplikasi ini adalah agar pelayanan izin penelitian menjadi mudah, cepat, efektif, dan efisien. Aplikasi ini merupakan proyek perubahan dari pegawai Bappeda Litbang yaitu Sdr. Wawan Kurniawan, S.ST., M.Si. yang sedang mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Tahun 2018.

Pelayanan izin penelitian di Kabupaten Sragen yang sebelum ini masih konvesional dalam arti para pemohon harus datang langsung ke Sragen untuk mengurus dan “wira wiri” antara Bappeda Litbang dengan Badan Kesbangpollinmas, hal itu mulai sekarang tidak akan terjadi lagi. Dengan telah dibangunnya aplikasi “SI PIPO’ yang memangkas alur izin penelitian menjadi One Stop Service, dimana pemohon tinggal mendaftar atau mengajukan permohonan secara online dari mana saja dan kapan saja, cukup melalui aplikasi ini dengan alamat website http://izinpenelitian.sragenkab.go.id.

Jika izin penelitian sudah jadi/terbit, pemohon secara otomatis akan mendapat SMS pemberitahuan untuk mengambil di Bappeda Litbang Kabupaten Sragen. INOVASI ini akan sangat membantu masyarakat pemohon izin penelitian karena akan dilayani dengan prima yaitu lebih mudah, lebih cepat, dan lebih hemat, efektif serta efisien (waktu, energi, biaya).

Selain me-launching aplikasi “SI-PIPO” Ibu Bupati Sragen juga menerima mahasiswa KKN Tematik Integratif UNS Periode Juli-Agustus 2018. Sebanyak 179  mahasiswa akan melakukan pengabdian kepada masyarakat di 2 (dua) Kecamatan di Kabupaten Sragen, yaitu Kecamatan Sumberlawang (11 desa) dan Mondokan (9 desa) dari tanggal 10 Juli s/d 23 Agustus 2018. Dengan kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu menunjang pembangunan dalam berbagai sektor di daerah tersebut.

Melalui kegiatan KKN ini, para Mahasiswa diharapkan dapat melakukan proses transfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh semasa mengikuti perkuliahan di kampus sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing sehingga dapat memberikan manfaat banyak kepada masyarakat.

Bupati berharap adik-adik mahasiswa bisa melakukan pembelajaran dan pemberdayaan kepada masyarakat melalui program yang telah disiapkan sesuai dengan dinamika, karakteristik dan perkembangan masyarakat setempat dan juga menggali potensi yang ada untuk dapat dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat. (litbang)

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait