Selamat Datang di Pusat Informasi Bappeda Sragen Senin, 18 December 2017  
 
 
Sosialisasi Pengendalian Dan Evaluasi RKPD Kab. Sragen Tahun 2014
11/02/2014, Dibaca : 1687

Pada tanggal 10 Februari 2014 Bappeda Kab. Sragen mengadakan Sosialisasi Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2014 yang dibuka oleh Ir. Simon Nugroho SY, Kepala Bapeda Kab. Sragen dan Drs. Wahyudi, M.Sc, Kabid. Statistik, Pengendalian dan Evaluasi Bapeda Kab. Sragen dengan narasumber Dra. Khasanaturodiyah, M.Si dan Heny Endarti, S.Sos dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari semua SKPD se-Kabupaten Sragen.

Sesuai Permendagri Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pedoman, Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah 2014, pengendalian yang dilakukan Bappeda meliputi pengendalian pelaksanaan RPJMD, pengendalian kebijakan RKPD Tahun 2014, pengendalian pelaksanaan RKPD tahun 2014, dan pengendalian pelaksanaan Renja SKPD Tahun 2014. Berdasarkan peraturan yang sama, Bappeda juga melakukan evaluasi, diantaranya evaluasi hasil kerja SKPD, evaluasi hasil RKPD, dan pelaporan hasil evaluasi RKPD.

Perlu digarisbawahi bahwa pelaporan evaluasi RKPD ini dibuat setiap tiga bulan/triwulanan, sehingga semua SKPD dimohon kerjasamanya untuk mempersiapkan laporan pada akhir triwulan sesuai form yang akan diedarkan dan dikirimkan kembali ke Bappeda paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Dan selanjutnya Kepala Bappeda menyampaikan laporan evaluasi hasil RKPD tersebut kepada Bupati Sragen.

Tujuan utama dilaksanakannya evaluasi RKPD adalah agar terjadi konsistensi antara perencanaan dan penganggaran, sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2003 Pasal 17 Ayat 2 yang menyatakan “Penyusunan RAPBD berpedoman pada RKPD dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan bernegara”. Juga tertuang dalam UU 25 Tahun 2004 Pasal 25 Ayat 2 dengan tegas menyatakan “RKPD menjadi pedoman penyusunan RAPBD.” Perencanaan adalah awal dari sebuah keberhasilan, jika dokumen rencana tidak dilaksanakan sama saja dengan melakukan kegagalan. RKPD tahunan adalah turunan dari RPJMD Bupati terpilih, jika kita berhasil melaksanakan kegiatan sesuai pedoman RKPD tahunan dengan baik dan terukur berarti kita telah menyukseskan RPJMD lima tahunan tersebut.

Harapannya kedepan semua SKPD semakin sadar akan pentingnya RKPD/Renja SKPD sehingga kegiatan apa saja yang tercantum di APBD sudah tertuang dan terencana di RKPD/Renja SKPD. Tidak boleh ada kegiatan yang tidak ada cantolannya di RKPD. Semua SKPD harus serius dalam membuat Renja SKPD masing-masing dan harus terukur, karena Renja SKPD adalah dokumen yang akan dievaluasi triwulanan. Sebagai contoh, hasil evaluasi RKPD Kota Surakarta tahun 2013 sangatlah baik, semua kegiatan yang telah disahkan di APBD Kota Surakarta semuanya sudah tertuang di RKPD Kota Surakarta. Kalau Kota Surakarta saja bisa, tentu Kab. Sragen juga bisa. (wankur/SPE)

Berita Terkait